Logo Lawnosta
Artis Lawnosta


Bon Jovi

  • Dibentuk 1983 di Sayreville, New Jersey
  • Genre Rock
  • Styles Hair Metal, Heavy Metal, Pop/Rock, Hard Rock

Hanya sedikit band yang memanfaatkan era pop metal sebaik Bon Jovi. Memadukan musik metal gaya Def Leppard yang garang namun melodik dengan sensibilitas kelas-pekerja ala Bruce Springsteen, kuintet asal New Jersey ini mengembangkan varian hard rock profesional dan melodik yang menarik perhatian kawula muda sampai para ibu rumah tangga. Bon Jovi dengan sangat baik bekerja sama dengan para penulis lagu profesional terutama bagi lagu balada, memperkenalkan trend yang mendominasi hard rock dan metal mainstream untuk dekade selanjutnya. Mereka juga membuat video klip yang memamerkan tampang fotogenik vokalisnya Jon Bon Jovi, dan klip-klip inilah yang membantu melejitkan album Slippery When Wet (1986) dan New Jersey (1988) menjadi multiplatinum di seluruh dunia. Kedua album ini banyak dikritik karena lebih bercirikan pop dibandingkan metal, dan juga lebih ditargetkan pada pasar anak muda, namun demikian grup ini mengubah citra mereka di awal 90-an, beralih dari metal ke rock arena dan balada. Ini membuat Bon Jovi menjadi satu-satunya grup pop metal Amerika tahun 80-an yang berhasil mempertahankan jumlah penggemarnya di tahun 90-an.

Jon Bongiovi menghabiskan waktu sekolahnya dengan memainkan Rock N' Roll, biasanya di band lokal, bersama temannya, Dave Rashbaum. Sepupunya, Tony, mempunyai studio rekaman The Power Station, tempat mereka biasa ngumpul. Jon kemudian bekerja di situ, dan mulai membuat demo tape bersama beberapa musisi terkenal dari The E Street Band dan Aldo Nova. Salah satu demo, Runaway, menjadi hit di radio lokal New Jersey. Jon membentuk Bon Jovi untuk menunjang hit ini, merekrut gitaris Dave Sabo, bassis Alec Jon Such, dan drumer Tico Torres, di samping Rashbaum pada keyboard. Grup ini segera menjadi incaran banyak label, meskipun menurut sebagian orang hanya Jon yang diincar. Bon Jovi akhirnya menandatangani kontrak dengan Mercury Records tahun 1983. Dalam penandatanganan, Jon mengubah nama keluarganya menjadi Bon Jovi untuk menyamarkan latar belakang etnisnya, dan Rashbaum menggunakan nama tengahnya Bryan sebagai nama keluarga. Sebelum Bon Jovi masuk studio, Sabo digantikan oeh Ritchie Sambora. Sabo kemudian membentuk Skid Row.

Album perdana Bon Jovi dirilis tahun 1984, dan Runaway menjadi top 40 hit. Tony Bongiovi menuntut grup ini, mengklaim dia ikut membangun sound Bon Jovi, namun akhirnya tuntutan ini diselesaikan di luar pengadilan. Tahun berikutnya, 7800 Degrees Fahrenheit diluncurkan dan mencapai penghargaan gold. Meskipun mereka sudah cukup sukses, dirasakan bahwa mereka belum menjadi apa yang mereka inginkan. Untuk itu, mereka mengubah pendekatan pada album berikutnya, Slippery When Wet. Dengan menyewa penulis lagu profesional, Desmon Child sebagai kolaborator, grup ini menulis 30 lagu dan mengaudisinya di depan para remaja New Jersey dan New York, menyusun urutan album berdasarkan opini mereka. Setelah mengubah sampul dari gambar wanita yang mengenakan t-shirt basah ke tulisan judul album dalam bentuk tetesan air di atas kantung sampah, Slippery When Wet dirilis tahun 1986. Dibantu beberapa video klip yang memamerkan wajah fotogenik Jon, album itu terjual sembilan juta kopi di Amerika saja, membangkitkan era pop metal. You Give Love A Bad Name dan Livin' on A Prayer menjadi nomor satu dan Wanted Dead or Alive masuk top ten dan mengukuhkan status Bon Jovi sebagai superstar.

Bon Jovi mereplika formula sukses mereka dengan album New Jersey (1988), yang langsung menduduki posisi pertama setelah dirilis. Album ini hanya sedikit di bawah Slippery When Wet, terjual lima juta kopi dan menghasilkan dua hit nomor satu, Bad Medicine dan I'll Be There for You, dan tiga hit top ten, Born to Be My Baby, Lay Your Hands on Me, dan Living in Sin. Tahun 1989, mereka membantu album Cher, yang dikencani Sambora, Heart of Stone, yang direkam di tengah-tengah tour internasional mereka selama 18 bulan. Setelah menyelesaikan tour panjang, mereka beristirahat. Selama itu, Jon Bon Jovi menggarap soundtrack untuk film Young Guns II. Album itu menghasilkan dua hit, Blaze of Glory (no.1) dan Miracle (no.12), dan menghasilkan nominasi Grammy dan Oscar. Ritchie Sambora juga sempat merilis album solo, Stranger in This Town. Tahun 1992, mereka kembali merilis album Keep The Faith. Album ini tidak sesukses dua album sebelumnya karena pergeseran selera musik selama empat tahun jeda antara New Jersey dan album ini. Namun demikian album ini tetap menghasilkan hit top ten Bed of Roses. Tahun 1994 mereka merilis album kompilasi Crossroad, dengan hit baru Always yang menduduki nomor dua di tangga lagu Amerika. These Days menyusul tahun berikutnya dan ternyata lebih sukses di Eropa dibandingkan di Amerika. Alec John Such mengundurkan diri dari grup setelah album ini. Setelah tampil di film Moonlight and Valentino, Jon Bon Jovi merilis album solo, Destination Anywhere. Tahun 2000, mereka merilis album Crush. Tahun 2002, mereka kembali merilis album Bounce. (dari berbagai sumber)

Diskografi :

  • Bon Jovi (1984)
  • 7800 Degrees Fahrenheit (1985)
  • Slippery When Wet (1986)
  • New Jersey (1988)
  • Keep The Faith (1992)
  • Crossroad - The Best of Bon Jovi (1994)
  • These Days (1995)
  • Crush (2000)
  • One Wild Night [live] (2001)
  • Bounce (2002)

Lawnosta Inbox
Tuliskan alamat e-mail Anda di bawah ini untuk menerima berita terbaru dari Lawnosta



Search
for


Sumbang Saran

Menurut Anda, rubrik apa yang harus ditingkatkan  di Lawnosta ? 





Halaman Utama | Lawnosta On Air | Artis Lawnosta | Lawnosta Shop | Katalog Lawnosta | Direktori Lawnosta | Koleksi Lirik | Buku Tamu | Arsip Berita | Tentang Kami | Kuis Berhadiah | Xtra@Lawnosta

Produced and Copyright ©1999-2004 by Ad-12 Labs and We-FM